6/02/2025

Mahasiswa ITS dan UNAIR Unjuk Gigi di IIMS Surabaya 2025 Lewat Kendaraan Ramah Lingkungan


IIMS Surabaya 2025(East Walkerz/Callula Veda)


Surabaya, East Walkerz -
Surabaya kembali menjadi saksi geliat anak muda dalam memajukan teknologi otomotif nasional melalui ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Surabaya 2025. Di antara deretan mobil dan motor konvensional, dua tim mahasiswa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Airlangga (UNAIR) tampil mencuri perhatian dengan karya kendaraan berbasis energi ramah lingkungan.

Salah satu booth yang ramai dikunjungi berada di bawah bendera ITS Automotive Team, yang menaungi lima sub-tim yakni: Antasena, Spektronics, Nogogeni, Anargya, dan Sapu Angin. Yusuf, salah satu anggota dari Antasena ITS Team menjelaskan, bahwa timnya fokus mengembangkan kendaraan hemat energi berbasis hidrogen. "Tahun ini kami highlight motor berbasis hidrogen yang bisa menggunakan kembali sisa pembuangan dari fuel cell, sehingga efisiensinya lebih tinggi," ujarnya. Mereka juga menampilkan mobil terbaru yakni Antasena Falcon, dengan peningkatan dalam sistem instrumentasi. Sementara itu, UNAIR tampil tak kalah semangat melalui tim EV-OS dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM). Tim ini memamerkan dua kendaraan andalan yakni: Go-Kart listrik yang menyabet Juara 2 di kompetisi PLN, serta sepeda listrik yang berhasil meraih Juara 1. “Kendaraan kami tahun ini mengedepankan desain futuristik dan performa yang optimal, terutama dari segi kecepatan dan ukuran,” ungkap perwakilan tim EV-OS.

Persiapan kedua tim untuk tampil di IIMS berlangsung dalam waktu singkat, sekitar dua hingga tiga minggu. Meski demikian, persiapan yang matang terlihat dari tampilan booth dan semangat menyambut pengunjung. “Kebanyakan pengunjung keluarga ayah, ibu, anak datang dan penasaran dengan kendaraan hidrogen kami,” tambah Yusuf. Selain inovasi teknologi, pengunjung juga dimanjakan dengan pengalaman interaktif. Tim ITS misalnya, mengadakan test ride motor hidrogen di sekitar area aftermarket. Sementara tim EV-OS UNAIR menyediakan merchandise eksklusif dan menjelaskan secara langsung teknologi yang mereka usung. Menurut tim EV-OS, respon pengunjung sangat antusias, terlebih karena UNAIR baru memulai pengembangan teknologi otomotif dan menjadi satu-satunya perwakilan dari kampus tersebut di acara ini.

Dari sisi penyelenggaraan, kedua tim memberikan apresiasi pada perbaikan lokasi dan tata letak acara. “Tahun ini lebih nyaman karena indoor. Tahun lalu kami ditempatkan di area test drive yang sepi. Sekarang kami di dekat main hall dan lebih ramai,” ungkap Yusuf. Tim EV-OS pun menyebut kehadiran konser dan meet and greet menjadi daya tarik tambahan di luar teknologi. Meski belum fokus pada penjualan kendaraan, kedua tim berharap partisipasi mereka bisa membuka peluang sponsor dan kolaborasi lebih luas. “Kami berharap dari IIMS ini bisa bangun engagement dan dapat dukungan lebih banyak,” tutup perwakilan tim EV-OS.

IIMS Surabaya 2025 bukan sekadar pameran otomotif, melainkan panggung pembuktian bahwa inovasi dan semangat anak muda Indonesia punya tempat untuk bersinar. Dari hidrogen hingga listrik, mereka bukan hanya membangun kendaraan mereka juga sedang menggerakkan masa depan.

Penulis: Callula Veda R. | Editor: Fany Agustin Fadhila

6/01/2025

Panggung Ekspresi Indonesia City Expo (ICE) 2025

 

Panggung Indonesia City Expo (East Walkerz/Ulul Divani)

Indonesia City Expo (ICE) 2025 yang merupakan bagian dari Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2025 resmi mengakhiri perjalanannya pada 10 Mei 2025 malam di Grand City, Surabaya. Tawa dan sorak-sorak pengunjung memenuhi lokasi di penghujung pekan malam itu. Selain diisi oleh suara riang, area parkir halaman Grand City juga turut penuh oleh stand kuliner dan oleh-oleh yang bisa dicoba oleh para pengunjung.

Namun, sebelum resmi ditutup pada 10 Mei 2025, sehari sebelumnya yaitu pada 9 Mei malam, area parkir halaman Grand City diisi oleh penampilan-penampilan yang memeriahkan rangkaian Indonesia City Expo (ICE) 2025. Salah satunya ialah penampilan band keroncong asli Surabaya, yaitu Titi Laras yang berhasil membawa penonton dan pengunjung larut dalam lagu-lagu yang mereka bawakan. Mulai dari lagu-lagu asli mereka seperti Salah Ngiro sampai lagu lain sukses mereka bawakan dengan gaya khas Titi Laras.

Selain penampilan itu, penampilan selanjutnya yang sekaligus menjadi penutup Jum’at malam itu tidak kalah meriah. Setelah dibawa hanyut dengan lagu dangdut dan keroncong oleh Titi Laras, panggung utama area parkir halaman Grand City dibawa menuju atmosfer yang jauh berbeda. DJ Bernard ditemani MC Diaz siap mengajak para penonton dan pengunjung bersuka ria menyanyi bersama deretan lagu-lagu K-Pop dalam sesi noraebang lengkap dengan lightstick dan merchandise idol favorit mereka.

Panggung Indonesia City Expo (East Walkerz/Ulul Divani)

Saut suara penonton silih berganti ketika lagu boygroup dan girlgroup kesukaan mereka ditayangkan di layar yang ada di panggung. Begitu pula dengan tepuk tangan antusias yang membuat suasana semakin meriah. Tak perlu suara yang merdu dan bagus untuk berpartisipasi di noraebang, cukup menikmati dan menyanyi dengan riang. Di sela-sela noraebang, ada juga sesi Random Play Dance yang menjadi tempat bagi para penikmat musik K-Pop yang hadir dapat menarikan koreografi yang mereka hafal.

Tak butuh undangan khusus atau membeli tiket, siapa pun bisa bergabung secara gratis. Inilah yang membuat acara ini berbeda. Semua orang bisa hadir dan bersenang-senang. Hal ini turut disampaikan Riska, salah satu penonton yang mengikuti penampilan Titi Laras sampai noraebang dan Random Play Dance. “Perasaanku tentu senang, karena dengan adanya event ini dan bahkan ada sesi noraebang yang tanpa dipungut biaya dapat menjadi refreshing di sela-sela kesibukan sebagai mahasiswa,” ungkapnya.

Riska juga menambahkan adanya sesi noraebang yang memiliki banyak peminat bisa menjadi daya tarik agar banyak penonton bisa meramaikan acara. Rangkaian penampilan pada Indonesia City Expo (ICE) 2025 9 Mei malam itu bukan hanya panggung perayaan, tapi ruang ekspresi sekaligus ajang selebrasi budaya populer seperti K-pop.

Penulis: Ulul Divani Azmi | Editor: Cetryn Manura Suprapti


Terkini

Mahasiswa ITS dan UNAIR Unjuk Gigi di IIMS Surabaya 2025 Lewat Kendaraan Ramah Lingkungan

IIMS Surabaya 2025(East Walkerz/Callula Veda) Surabaya, East Walkerz - Surabaya kembali menjadi saksi geliat anak muda dalam memajukan tekno...

Populer Post