Semarak Surabaya Vaganza (East Walkerz/Alyadita Nora H.)
Surabaya, East Walkerz – Kota Surabaya kembali semarak dengan gelaran Surabaya Vaganza 2025, parade budaya tahunan yang menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kota Surabaya ke-732. Mengusung tema “Surabaya Tangguh dan Harmoni”, acara ini memadukan kekayaan tradisi dan sentuhan kreativitas modern, mencerminkan semangat persatuan dan daya juang warga Kota Pahlawan. Digelar pada Minggu, 26 Mei 2025, rute dari Tugu Pahlawan hingga Balai Pemuda disulap menjadi panggung terbuka yang dipenuhi warna, gerak, dan antusiasme. Sejak pagi, ribuan orang telah memadati sisi jalan. Suasana terasa hidup dan penuh keceriaan. Anak-anak duduk di pundak orang tua, remaja sibuk merekam momen dengan ponsel, sementara senyum terpancar di wajah para pengunjung dari segala usia.
Sebanyak 17 mobil hias tampil memukau dalam Surabaya Vaganza 2025, membawa beragam tema mulai dari kekayaan alam Nusantara hingga visualisasi nilai-nilai budaya lokal. Tidak hanya itu, parade juga semakin semarak dengan kehadiran 10 komunitas seni budaya, barisan pelajar, serta marching band yang mempersembahkan koreografi ritmis penuh energi. Parade secara resmi dilepas oleh Wali Kota Surabaya dari depan Tugu Pahlawan, menjadi penanda dimulainya perayaan lintas generasi yang selalu ditunggu-tunggu warga kota.
Salah satu pengunjung, Ansalma, mengungkapkan rasa antusiasnya. “Aku tertarik datang karena sering lihat posternya di media sosial. Dulu sebelum corona aku rutin nonton, tapi setelah pandemi baru kali ini bisa lihat lagi secara langsung. Dan ternyata tetap semeriah dulu,” ujarnya. Ia juga menyebut penampilan drum band dari TNI dan mobil hias milik Finna sebagai bagian yang paling mencuri perhatian. “Unik dan keren banget, apalagi suasana penontonnya juga ramai dan seru. Aku bangga banget jadi bagian dari Surabaya yang punya acara sebagus ini,” tambahnya. Baginya, Surabaya Vaganza bukan hanya hiburan, tetapi juga kebanggaan yang merekatkan identitas warga. “Maknanya besar, jadi ikon Surabaya tiap tahun. Dan yang aku suka, dari anak-anak sampai orang tua semua ikut terlibat. Semangatnya itu loh, kayak nggak pernah habis.” katanya antusias.
Pihak penyelenggara menyebutkan bahwa parade tahun ini melibatkan lebih dari 450 peserta dari berbagai instansi, sekolah, dan komunitas. Persiapan telah dilakukan dua bulan sebelumnya dengan koordinasi intensif agar acara berjalan lancar dan tetap inklusif. “Surabaya Vaganza tidak hanya memperlihatkan keberagaman budaya, tetapi juga menyatukan masyarakat lewat semangat gotong royong dan cinta kota,” ujar salah satu panitia. Surabaya Vaganza 2025 membuktikan bahwa di tengah dinamika kota yang terus berkembang, ruang-ruang publik masih bisa menjadi tempat berkumpul yang hangat, semarak, dan bermakna. Di balik dentuman musik, derap langkah peserta, dan tepuk tangan penonton, terselip narasi kuat tentang kota yang tak pernah lelah merayakan semangatnya sendiri. Kota yang tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan dan tetap harmonis dalam keberagaman.
Penulis: Alyadita Nora Haliza | Editor: Salsabila Ranaita Ahmad
Tidak ada komentar:
Posting Komentar