Surabaya, East Walkerz - Kantin biasanya menjadi tempat favorit para mahasiswa melepaskan lapar dan penat ketika sudah lelah mengikuti kegiatan perkuliahan. Terkadang tak hanya itu saja, banyak mahasiswa yang memanfaatkan kampus menjadi tempat berkumpul bersama dengan teman, berbincang, serta melepas tawa bersama para sahabat. Begitu juga dengan mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur, mereka juga melakukan hal yang sama seperti mahasiswa di universitas lainnya. Mereka menghabiskan waktu di kantin yang dibayangkan memiliki tempat yang nyaman serta suasana yang hidup. Tapi siapa yang menyangka, kenyataannya kantin di UPN Jawa Timur membuat mahasiswa bersuara. Bukan suara bangga, namun suara yang menyatakan saran. Ini bukan bentuk kebencian mahasiswa terhadap kampus, namun bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kampus yang mereka tempati untuk menimba ilmu.
Popriela, salah satu mahasiswa yang menjadi narasumber kami menyatakan bahwa “kantin seperti ini dengan cakupan sekampus sangat tidak memiliki fasilitas yang memadai”. Hal ini sangatlah terlihat jelas dengan ukuran kantin yang tidak terlalu besar. “Fasilitas tempat duduk yang sangat minim, ventilasi yang kurang sehingga terasa pengap, dan pendingin atau kipas yang tidak pernah dibersihkan jadinya udara yang masuk menjadi kotor membuat kita kurang betah berlama-lama di kantin” ujar Popriela (22/05/2025). “Pastinya kantin seluas seperti itu sangat tidak bisa menampung jumlah mahasiswa UPN yang begitu banyak, terkhususnya ketika jam makan siang, dimana mahasiswa pasti berlomba-lomba menuju kantin untuk membeli makanan. Selain itu kebersihan kantin jarang banget diperhatikan, letak pembuangan sampah besar yang letaknya kurang bagus karena ada di tengah-tengah kantin 1 dan kantin 2 membuat bau yang menyebar dan bisa saja bakteri penyakit tersebar di kantin yang tidak sesuai dengan standar kebersihan” ucap Bernanda sebagai narasumber kami yang lainnya (22/05/2025). Jika dilihat, jalan untuk orang lewat juga terlalu kecil, termasuk jaringan di kantin yang jelek, serta toilet umum di kantin yang sama sekali tidak dirawat bahkan banyak fasilitas toilet yang rusak, ini merupakan keluhan mahasiswa UPN jawa Timur lainnya. Melihat banyaknya permasalahan kantin, seharusnya menjadi fokus utama kampus dalam memperbaharui lingkungan kantin yang nyaman.
Namun mahasiswa tidak berhenti hanya di kritikan terhadap kampus saja, tetapi para mahasiswa juga bersuara mengenai saran yang diharapkan menjadi pertimbangan oleh pihak kampus. Salah satu saran kak Jodi yang mewakilkan seluruh mahasiswa UPN Jawa Timur adalah memperluas area kantin. “Menurut saya sih, yang paling pas itu kantin UPN ini diperluas. Dah itu aja” ujar kak Jodi (25/05/2025). Dengan kapasitas mahasiswa yang semakin bertambah setiap tahunnya, membuat ukuran kantin yang tidak bertambah terlihat semakin kecil dan padat. Jika perlu ada kantin di setiap fakultas untuk mencegah penumpukan mahasiswa, tendik, dll. Saran ini bisa membantu keefektifan para mahasiswa dalam membeli jajanan atau makanan di kantin.
Tak hanya keluhan dari mahasiswa, ternyata dari pihak pedagang yang berjualan di kantin UPN Jawa Timur juga memiliki keluhan yang hampir sama dengan para mahasiswa. “Keluhan kita sebagai pedagang itu ke fasilitasnya, kipas yang sedikit terus ga semua bisa nyala sehingga membuat kantin terasa panas, kebersihan yang kurang terjaga, ukuran stand yang terbilang termasuk kecil serta harga sewa yang sedikit mahal. Itu si mbak yang paling terasa di kita” ujar Mak Leni, salah satu pedagang makanan berat di kantin UPN Jawa Timur (24/05/2025). Ternyata selama ini, masih ada keluhan pedagang yang mungkin belum pernah didengarkan. Bahkan kursi dan meja yang ada di kantin mereka sediakan dengan modal sendiri, yang mana itu seharusnya dimodali oleh pihak kampus demi kenyamanan bersama. Baik mahasiswa maupun pedagang, kenyamanan tetap harus diperhatikan. Serta tidak menutup kemungkinan juga para dosen membeli makan di kantin juga. Dengan kondisi seperti itu, dapat dipastikan para dosen atau staf kampus juga akan merasa kurang nyaman berada di kampus.
Melalui artikel ini, para pedagang juga ingin menyampaikan pesan mereka bagi para mahasiswa yang ada di UPN Jawa Timur akan hal kesadaran tentang menjaga kebersihan kantin serta menjaga fasilitas kantin. Dikarenakan hal ini tidak hanya tanggung jawab para pedagang saja, namun semua orang yang datang ke dalam kantin. Sikap peduli ini akan menciptakan lingkungan kantin yang lebih layak digunakan bersama. Dengan melakukan hal-hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, tidak meninggalkan sampah di meja yang mereka tempati, dan tidak merusak fasilitas yang ada di kantin. Mungkin terlihat kecil, namun tindakan kecil ini akan berdampak besar bagi banyak orang. Jika kantin bersih, setidaknya itu mampu meningkatkan rasa kenyamanan ketika berada di kantin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar