Gedung FEB UPN "Veteran" Jawa Timur (East Walkerz / Callula Veda)
Surabaya, East Walkerz - Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur resmi membuka pendaftaran ulang bagi mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun akademik 2025. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari dan dimulai pada tanggal 5 hingga 9 Mei 2025 lalu. Proses ini menjadi tahap awal yang cukup penting bagi para mahasiswa baru dalam hal pengadministrasian serta mengenal lingkungan kampus.
Berlangsung lebih awal dibandingkan tahun sebelumnya, pendaftaran ulang tidak hanya mencakup pengumpulan dan verifikasi berkas administrasi, tetapi juga rangkaian kegiatan pemeriksaan kesehatan termasuk tes Napza, hingga sesi Maba Care. Seluruh proses dipusatkan di Gedung Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAKK) UPN “Veteran” Jawa Timur.
Program Maba Care yang merupakan bagian dari pendaftaran ulang, dirancang khusus untuk membantu mahasiswa baru untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan perkuliahan. Para mahasiswa yang tergabung dalam ormawa (organisasi mahasiswa) seperti Hima (Himpunan Mahasiswa) tiap jurusan berpartisipasi dalam sesi interaktif untuk berbagi mengenai pengalaman mereka dalam menjalani proses pembelajaran, organisasi kampus, dan berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan perkuliahan.
“Dari Maba Care tadi, aku mendapat banyak info tentang dunia perkuliahan dari kakak tingkat. Kakaknya ramah dan penjelasannya juga mudah dimengerti. Dijelaskan juga kalau semester awal kami direkomendasikan untuk mengikuti kegiatan atau organisasi apa saja, dan di semester pertengahan hingga akhir fokus di perkuliahan,” ujar Kezia, mahasiswa baru dari Fakultas Hukum.
Diterima di kampus yang jauh dari rumah tentu menjadi tantangan baru bagi setiap mahasiswa, terutama dengan perbedaan budaya dan lingkungan di kota rantau. Salah satu hal yang mengejutkan mereka ialah masalah cuaca. “Yang bikin kaget itu cuaca di Surabaya ternyata memang sepanas itu seperti orang-orang bilang di Internet ternyata benar. Apalagi saya asalnya dari Medan yang menurut saya panas di Medan tidak sepanas disini.” Ungkap Amanda, mahasiswa baru Prodi Ilmu Komunikasi.
Penulis: Ulul Divani Azmi | Editor: Cetryn Manura S.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar