5/21/2025

Jobfair Surabaya 2025: Langkah Nyata Pemkot Surabaya Jembatani Pencari Kerja dan Industri





Job Fair Surabaya 2025 (East Walkerz/Eunike Estefania)

Surabaya, East Walkerz - Kota Surabaya merupakan kota kedua terbesar yang ada di Indonesia. Kota yang sering disebut sebagai Kota Pahlawan ini memiliki peran sebagai salah satu pusat bisnis, perdagangan, dan industri di negara Indonesia. Hal ini menjadikan Surabaya sebagai tempat strategis dalam perekonomian nasional. Sehingga tidak bisa dipungkiri kota ini memiliki banyak tenaga kerja dan masyarakat juga pasti banyak yang berkeinginan mendapat pekerjaan di kota ini. Bahkan masyarakat di luar pulau Jawa juga berbondong-bondong datang ke Surabaya untuk mencari pekerjaan. 


Dalam keadaan yang seperti ini, pemerintah Kota Surabaya melalui DInas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) selalu aktif memfasilitasi masyarakat dalam mengadakan pertemuan secara langsung antara pencari kerja dan perusahaan melalui berbagai kegiatan hingga saat ini. Contoh kegiatan yang diadakan oleh Disperinaker secara rutin setiap tahun adalah Job Fair dan Edu Fair. “Jadi acara ini adalah bentuk upaya dari pemerintah kota Surabaya untuk memfasilitasi jobseeker untuk mencari kerja dengan mudah. Banyak perusahaan yang sedang openrec akan disatukan oleh kami, dan para jobseeker atau pencari kerja bisa melamar ke semua perusahaan tanpa ada batas minimal lamaran. Intinya pemerintah kota Surabaya mempermudah warga Surabaya dalam mencari kerja” ujar Rara yang merupakan salah satu panitia dalam acara Job Fair & Edu Fair 2025.  


Pemerintah menghadirkan 54 perusahaan dengan 49 perusahaan menawarkan penempatan dalam negeri dan 5 perusahaan menawarkan peluang kerja di luar negeri. Total keseluruhan lowongan pekerjaan yang dibuka sebanyak 732 lowongan yang berhasil menarik antusiasme 1.000 orang pencari kerja. Tak hanya itu, pemerintah kota Surabaya juga memberikan bekal kepada masyarakat yang ingin melamar kerja dengan memberikan workshop persiapan kerja. Dalam workshop ini, beberapa hal yang diajarkan adalah pelatihan soft skill untuk wawancara, pembuatan surat lamaran kerja, pencarian kerja digital serta penampilan profesional saat melamar kerja. Bahkan dilakukan juga simulasi wawancara langsung dan pendampingan profesional agar pencari kerja lebih siap menghadapi proses rekrutmen secara nyata. 


Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran serta kemiskinan yang ada di Kota Surabaya. Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen pemerintah untuk membantu warga keluar dari pengangguran serta kemiskinan yang terhitung masih banyak di kota ini. Fasilitas yang diberikan juga sangat baik, seperti Job Fair & Edu Fair 2025 yang baru diselenggarakan pada 20-21 Mei 2025 kemarin di Convention Hall Surabaya. “Diawali oleh opening, lalu Job Fair 2025 tahun ini ada workshop juga. Workshopnya ada penulisan cv, personal branding, pelatihan MUA, tips dan trik wawancara, pokoknya hal-hal yang berkaitan untuk mempersiapkan kemampuan sumber daya manusia jobseeker. Ini juga cuman 2 hari pelaksanaann eventnya. Lalu akan ada interview dari perusahaannya” ujar kak Rara menjelaskan rangkaian acara Job Fair.


Pemerintah kota Surabaya tidak hanya berperan sebagai penyelenggara saja, tetapi juga sebagai penghubung sistemik antara pencari kerja, lembaga pendidikan, dan industri. Pemerintah mendorong ketersediaan lowongan yang sesuai dengan kompetensi lokal dengan mengkurasi lowongan berdasarkan sektor dominan di Surabaya, seperti perdagangan, jasa, dan industri kreatif. Pemerintah juga menyesuaikan klasifikasi posisi dengan tingkat pendidikan serta keahlian yang dimiliki oleh masyarakat. Hal ini menandakan pemerintah kota Surabaya telah membuat kolaborasi berkelanjutan dengan dunia usaha. Dengan demikian, dari lulusan SMA/SMK hingga sarjana berpeluang mendapat pekerjaan. 


Lapangan pekerjaan di Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan klasik seperti ketimpangan wilayah. Namun, dengan adanya bonus demografi serta reformasi pendidikan serta industri, maka masa depan ketenagakerjaan Indonesia masih memiliki potensi yang cerah. Banyak harapan yang masih diberikan kepada pemerintah, “semoga lapangan pekerjaan di Indonesia lebih diluaskan, karena selama aku magang di sini aku mengetahui kalau lebih banyak perusahaan luar negeri yang membuka lowongan pekerjaan di Indonesia” yang merupakan harapan dari kak Rara yang juga salah satu mahasiswa magang saat ini di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker). Hal yang perlu diperhatikan juga  dalam peningkatan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja dan pemerataan kesempatan kerja antarwilayah. Semoga program pemerintah kota Surabaya yang teramat bagus ini dapat dicontoh oleh pemerintah kota lainnya, sehingga angka pengangguran di Indonesia dapat semakin menurun dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. 




Penulis: Nadina Lewi

Editor: Eunike Estefania

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

Mahasiswa ITS dan UNAIR Unjuk Gigi di IIMS Surabaya 2025 Lewat Kendaraan Ramah Lingkungan

IIMS Surabaya 2025(East Walkerz/Callula Veda) Surabaya, East Walkerz - Surabaya kembali menjadi saksi geliat anak muda dalam memajukan tekno...

Populer Post